Hormones And Sex

Para ahli mengungkapkan ada sejumlah bahan kimia seksual yang bisa mempengaruhi pikiran dan tubuh selama dan setelah berhubungan seks, berikut ini beberapa hormon yang terlibat seperti dikutip dari Askmen, Senin (14/11/2011)

Orgasme melibatkan interaksi yang kompleks antara 3 sistem tubuh yaitu sistem vaskular (pembuluh darah), sistem saraf dan sistem endokrin (yang berhubungan dengan berbagai hormon dalam tubuh).

Hormon-hormon yang diproduksi tubuh menjelang hubungan seksual, yaitu:

1. Prolaktin
Prolaktin meningkat tajam segera setelah orgasme dan menurunkan gairah seksual setelahnya. Kondisi ini yang memungkinkan seseorang untuk memikirkan hal-hal lain selain perempuan telanjang yang ada di depannya. Jika seseorang kembali memikirkan tugas-tugas atau kegiatan lain setelah seks maka hal ini kerja dari prolaktin.

2. Oksitosin
Hormon ini dikeluarkan oleh kelenjar hipofisis yang merangsang prostat dan menyebabkan kontraksi otot serta sensitivitas saraf. Oksitosin yang meningkat akan menghasilkan orgasme yang lebih intens.

3. Endorfin
Endorfin dilepaskan oleh otak saat berhubungan seks yang mengikat situs reseptor opiat di otak untuk menghilangkan rasa sakit secara alami. Hormon ini menghasilkan perasaan euforia, kesenangan dan efek menenangkan sehingga bisa membuat orang tertidur. Ada yang berpendapat semakin cepat tidur maka semakin baik hubungan seks yang dilakukan.

4. Adrenalin
Adrenalin mengaktifkan sistem saraf simpatik yang meningkatkan denyut jantung dan melebarkan arteri untuk meningkatkan aliran darah ke otot selama seks. Selama hubungan seksual, peningkatan jumlah adrenalin dilepaskan dari kelenjar adrenal yang memicu rasa gembira.

5. Phenylethylamine
Phenylethylamine memicu pelepasan dopamin di pusat kesenangan otak. Bahan kimia ini dilepaskan selama seks dan pucak orgasme sehingga bisa membuat seseorang diliputi perasaan bahagia, daya tarik dan gairah.

6. Testosteron
Testosteron adalah bahan bakar untuk dorongan seksual dan agresi yang merupakan hal penting untuk libido dan gairah seksual. Untuk itu baik laki-laki maupun perempuan yang kekurangan testosteron seringkali mengalami kesulitan mendapatkan rangsangan dan gairah seks yang lebih rendah.

7. Serotonin
Serotonin berfungsi mengatur suasana hati. Setelah orgasme tubuh akan melepaskan serotonin ke otak yang bertindak sebagai anti depresan, yang lalu membuat orang lebih ceria dan emosional yang seimbang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s